4th Wedding Anniversary

Sudah genap empat tahun menikah. Rencana awal kami di hari bersejarah itu adalah keluar rumah untuk jalan-jalan dan makan berdua. Tapi rencana berubah mendadak karena langit terlihat mendung. Hmm… Bukankah mendung tak berarti hujan? Betul, karena cuaca berubah cerah. Langit mendungnya sudah berpindah ke hati saya. Haha, biarin deh lebay. Padahal suami minta agar acara jalan dan makannya diganti hari dan tempat, diganti dari tanggal 3 ke tanggal 4 dan dari Bamboo Dimsum ke Abuba tapi teteup… Bete karena dibatalkan mendadak.

Besok harinya, ajakan yang sempat dibatalkan itu terwujud. Jalan-jalan, makan berdua, semua dalam satu hari. Benar-benar hari yang menguras tenaga. Jalan ke sana, jalan ke sini… Duduk hanya saat makan dan di dalam kendaraan. Sungguh hari yang menyenangkan dan tentunya juga mengenyangkan hehe…

Hay kamu, terima kasih sudah bersabar dan memahami polah tingkahku selama empat tahun ini ya… Masih teringat ujaran teman yang kurang lebih bilang, “Ketika menikah, apapun ditanggung bersama”. Bersama kamu, rasanya ringan hati ini menjalani. Semoga Allah memurahkan hatiNya dengan memberi kita Valrhona dan Praline ataupun Wisanggeni ya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s